Sunday, October 21, 2012

seribu  kenangan...


begitu banyak cebisan kenangan
dalam lelahnya hari ke dinihari
hati yang merindu melawan kata luka
langit berselimut  arakan awan
kedinginannya menusuk belulang
luka yang tertinggal tidak daya melambaikan tangan
tangisan mengisi luka tersisir perih tidak terdengar
semuanya yang kelam terdampar di tabir hitam
dalam suasana mati tidak terbaca dan tidak terganti
lidah yang manis pulih tidak terasa kembali
perasaan resah meyelimuti mengundang banyak tanya
satu kata beruntai tanya, di mana letaknya makna
tempat yang sunyi seperti mati tidak berarti
sulit difahami, sulit untuk dimengerti
berlanjutan dari kalimah bisu menjadi nada hati
dapatkah kata tidak bersuara menjawab semua tanya
menjawab pahatan hati yang terluka
membawa pergi ketakutan, membawa pergi sengsara
meninggalkan secebis keberanian...



nuremyinda 
 

 

No comments:

Post a Comment