...Lapan Pintu Itu...
Laa ilaaha illallah Muhammadur Rasulullah...
masuklah para nabi para anbiya
masuklah para kalian yang gugur syahid
Jemputlah masuk kalian para dermawan
Firdausi terbuka menanti kehadiran.
Ayuh sempurnakanlah solatmu
Itulah tiang itulah lambang
Itulah paksi keutuhan peganganmu.
Ayuh awasi basahilah dengan wudukmu
Pancaran sinar serinya wajahmu
Menyuluh laluan siratulmustakimmu
Menuju 'Adn yang luas ini
Jemputlah masuk tanpa ragu lagi.
Alhamdulillah nikmat rezeki yang telah diberi
Bersyukur limpahan yang sentiasa dianugerahi
Berzakat dengan setiap satu yang didapati
Ayuh... persilakanlah
Selusurilah pintu Naim ini.
Jika segala makruf yang kau dekati
Secebis pun mungkar tetap kau jauhi
Para muqarabbin abrar yang dikasihi
Ikhlaslah saling ingat mengingati
Jemputlah masuk pintu Ma'wa ini.
Bermacam-macam telah kau lihat dan temui
Pelbagai telah kau rasai dan nikmati
Kesabaran ketabahanmu tiada yang sangsi
Menahan nafsu syahwat insan manusiawi
Darussalam ini pasti sedia menanti.
Jauhnya kau bermusafir berlalu pergi
Rukun yang satu ini kau akur patuhi
Bersujud bertasbih beriktikaf ke dinihari
Bermohon bermunajat berdoa acapkali
Kagum insaf kebesaran Illahi
Umrah dan Haji kau tetapkan hati
Jemputlah ke Darul Muaqaamah ini.
Bermacam cabaran telah kau lalui
Pelbagai tohmahan telah kau rasai
Addin teguh berdiri kau genggami
Walau pedih dan sakitnya hati
Kau bertahan demi KeEsaan ini
Jemputlah masuk dengan tenangnya hati
Al-Muqqamul Amin buat hamba sejati.
Subhanallah...Allahuakbar...
Pejamnya matamu agar tidak tersasar
Tuntutan peganganmu erat kau kawal
Tidak melalaikan tanggungjawab yang ada
Berbaik dan adil kepada kedua-dua ibu dan bapa
Silaturahim tetap sentiasa dipelihara
Ayuh...jemputlah...masuklah...
Kedatanganmu pasti dinanti
Kehadiranmu pasti dirindui
Syurga Khuldi menanti penghuni
Hidangan kafur, salsabila, zanzabil yang diberi
Alirannya tiada henti di bawah ghuraf yang dihajati
Bertatahkan emas perak permata mutiara
Lu'lu dan yakut, zafran yang mewangi
AlWasilah harumannya laksana kasturi
MasyaAllah betapa indahnya ciptaan Illahi
Untuk kita terus bertekad kejari
Hidupan Luh Mahfuz di kemudian hari...
nuremyinda
Living Boldly, Authentically and Abundantly. Keeping life as simple as possible...to see and enjoy those little seemingly insignificant things in life. Enjoying to the fullest the simple wonders and beauties which are so often taken for granted because they are missed...
Sunday, June 9, 2013
Sunday, June 2, 2013
Sederap Langkah Pertiwi…
Udara… segar… nyaman tak terhirup deria hidu kita
Saujana luasnya keindahan tak terjangkau pandangan mata
Percikan api semarak membakar, memusnah
Berdentum dentam gempitanya suasana
Bergelimpangan kaku terbujur layu
Bergelimpangan kaku terbujur layu
Darah semerah saga mengalir tiada hentinya
Inikah kesudahannya apa yang dicita?
Siang terus berganti malam
Siang terus berganti malam
Mahukah kita cuma berserah saja
Sekadar menadah tangan cuma
Menggapai longlai menggamit
Mengemis bantuan simpati
Hanya berdoa tanpa berusaha
Wahai anak bangsaku
Terpahat sudah jolokan namamu
Pantang berundur Pahlawan Melayu
Bangunlah kembali dari lena panjangmu
Cukuplah sekadar di situ
Walau apapun lamunan dan igauanmu
Ayuh...Serikanlah persada ibunda ini
Dengan gerak tari pergerakanmu
Setiap satu langkah beranimu
Aku yakin dan pasti
Petualang pengkhianat ibunda tercinta ini
Akan lenyap ditelan dimamah bumi
Wahai anak bangsaku,
Sederap hentakan kakimu
Sederap hentakan kakimu
Gagah melangkah membina kubu
Pertahankanlah maruah dan harga diri
Negara bangsa dan jati diri
Sesungguhnya mendapatkan keamanan ini
Tidak semudah yang diharap dan diimpi
andai kita terus alpa dan lupa
pada bumi yang kita pijak,
dan langit yang kita junjung ini
Wahai PAHLAWAN anak bangsaku
Ayuh tetap bersama - bersiapsiagalah
setiap keikhlasan budi dan pengorbanan
setitis aliran darah keringatmu
ternanti ganjaran yang bakal mewangi
yang tak terjangkau di minda
tak terlintas di hati
perjuangan luhur kalian
tanpa balasan yang dipinta
pasti di sanjungi
pasti jua diredhai
perjuangan luhur kalian
tanpa balasan yang dipinta
pasti di sanjungi
pasti jua diredhai
sesungguhnya semua
adalah anugerah Illahi…
adalah anugerah Illahi…
Kalianlah Pahlawan Terbilang
Perwira Tonggak Pertiwi
nuremyinda.
This nation will remain the land of the free
only so long as it is the home of the brave...
only so long as it is the home of the brave...
- Ask not what our country can do for us, but what we can do for our country! -
Saturday, June 1, 2013
Tuesday, May 28, 2013
... melewati peti itu ...
Melewati peti itu di ketika lewat dinihari
Membuatkan benak ini tertanya-tertanya
Hati ini berdetik tersentuh terasa
Hati ini berdetik tersentuh terasa
Persoalan tidak terjawab lima tahun berlalu
Kini setelah melewati setiap peti-peti itu
Terlerai sudah resah kesah kelmarin,
Jelmaan mimpi ternyata menjadi realiti
Hari ke hari menghitung detik dan jejari
Apakah pasti apa yang dihajati akan dimiliki
Jelmaan mimpi ternyata menjadi realiti
Hari ke hari menghitung detik dan jejari
Apakah pasti apa yang dihajati akan dimiliki
Kini nyata jelas ada yang ketawa riang sukanya hati
Mendabik dada seolah sangkuriang berbangga diri
Kemenangan persis bidaan antara hidup dan mati
Mendabik dada seolah sangkuriang berbangga diri
Kemenangan persis bidaan antara hidup dan mati
Hebat bersuara berjanji itu dan ini
Cuma satu peringatan yang harus dihayati
jangan sesekali mengurang peluh dan bakti
jangan cuma wangringgit berserakan ditaburi
kerana semua itu memusnahkan umbi
jangan cuma wangringgit berserakan ditaburi
kerana semua itu memusnahkan umbi
Janji tetap janji yang sentiasa berlalu pergi.
Yang berusaha Yang berbahagia hormat diberi
Yang berusaha Yang berbahagia hormat diberi
tugasan amanah lima tahun dikelek pergi
justeru laksanakanlah semaian jasa dan budi
justeru laksanakanlah semaian jasa dan budi
menyemai benih-benih bakti untuk pertiwi
bajailah ia dengan penuh keikhlasan diri
atas namanya sebuah pimpinan legasi
berlandaskan amanah berpaksikan demokrasi. bajailah ia dengan penuh keikhlasan diri
atas namanya sebuah pimpinan legasi
Saturday, May 25, 2013
Monolog Sepi Seorang Hawa...
Di kesunyian malam aku
menyendiri
Lamunanku menerawang menjelajahi angkasa
Ingin sekali rasanya ku singkap tabir gelap
Agar dapat aku nikmati keindahan rambulan
Bercengkerama bersama kerdipan selaut bintang.
Hembusan bayu bertiup nyaman
perlahan-lahan
Bagai tak ingin mengusikku dari keasyikan lamunan
Dedaun di pohon melambai menari penuh kemesraan
Seakan tidak pernah menyerah jemu menghibur
Segala gundah gulana keresahan hatiku.
Ketika malam semakin larut dan kelam
Aku sedari akan kesendirianku ini
Segalanya penuh ketidakpastian
Kecuali satu yang jelas di hati
Yang dapat aku terus nikmati dan selusuri
Sebuah rentetan titian sisa kehidupan ini
Dengan cinta dan kasih sayang
Di mana semuanya serba tulus
Di mana semuanya serba ikhlas
Dimana semuanya penuh kerelaan
Tanpa juang dan segunung pengharapan.
nuremyinda
- indahnya di mata, tenangnya di hati - hayatilah -
Saturday, March 2, 2013
... dedikasi buat PAHLAWAN NEGARA ...
( Tragedy di Lahad Datu - Tanduo, Simunul dan Kg Batu )
Singkap kembali detik akhir bersama
Linangan airmataku menitis
Dalam pelukan dakapan yang terakhir
Mengalir darah membasahi bumi
Pergi yang tak kembali untuk selamanya
Segar indah namamu di hatiku
Perjuanganmu bagai lilin membakar
Bersinar menerangi kegelapan
Rela berkorban meredah onak berduri
Jasa baktimu sejernih air di kali
Bersemadilah engkau aman di pusara
Sinar cahaya murni keramatmu
Berjihad biar menitis oh darah terakhir
Menjadi lambang cinta yang terluhur
Sayu dan pilu bermain di jiwaku
Hilang mu kini tiada pengganti
Hanya namamu tersemat di kalbuku
Menjadi satu kenangan abadi
Linangan airmataku menitis
Dalam pelukan dakapan yang terakhir
Mengalir darah membasahi bumi
Pergi yang tak kembali untuk selamanya
Segar indah namamu di hatiku
Perjuanganmu bagai lilin membakar
Bersinar menerangi kegelapan
Rela berkorban meredah onak berduri
Jasa baktimu sejernih air di kali
Bersemadilah engkau aman di pusara
Sinar cahaya murni keramatmu
Berjihad biar menitis oh darah terakhir
Menjadi lambang cinta yang terluhur
Sayu dan pilu bermain di jiwaku
Hilang mu kini tiada pengganti
Hanya namamu tersemat di kalbuku
Menjadi satu kenangan abadi
a very heart rending song by Kamikaze
Semoga jasa budi pengorbanan kalian - para wira negara - sentiasa mendapat keberkatan Allah SWT.. Gugurnya kalian bunga bangsa pertiwi yang tiada dapat digalang ganti.
ALFATIHAH....
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)







